Tumblr Mouse Cursors
Delamarsa S. Ghassani
  • 29th May
    2013
  • 29
  • 27th May
    2013
  • 27
  • 27th May
    2013
  • 27
Nasi udah jadi bubur ibaratnya mah. Sekarang tinggal gimana kita, mau dijadiin apa nasi yg udah jadi buburnya. Mau dibikin jadi bubur yg enak? Atau mau kamu buang di tempat sampah?
Fitra Firmansyah, 18tahun  (via ridzkysntyn)

(via pitro88)

  • 27th May
    2013
  • 27
  • 27th May
    2013
  • 27

Me, @RahmiPspt @paawestri and qeela

  • 27th May
    2013
  • 27
  • 21st May
    2013
  • 21

Tuhan Tidak Tidur

Saya masih hidup. Saya masih disini. Saya punya banyak channel. Jadi tolong jangan remehkan saya, jangan anggap saya bodoh, jangan coba coba berani memutar balikkan kenyataan, jangan coba coba mengubah cerita yang sebenarnya.

Karena sesungguhnya jika kamu merugikan saya, saya bisa berbuat lebih. Jika kamu macam-macam, maka dengan senang hati saya akan tunjukkan cara main saya.
Kamu harus tau, peradilan Tuhan has no deadline. Tuhan ga tidur.

  • 20th May
    2013
  • 20

Age 104 old man and his age 100 wife, they are poor, they have been married for 81 years and have never had a group photo. When the old lady dress up the wedding dress, old man so happy to hug his wife, and said his wife is so beautiful ~ Simple is not necessarily the best, but the best must be simple. Happiness is that simple!


Age 104 old man and his age 100 wife, they are poor, they have been married for 81 years and have never had a group photo. When the old lady dress up the wedding dress, old man so happy to hug his wife, and said his wife is so beautiful ~

Simple is not necessarily the best, but the best must be simple.
Happiness is that simple!

(Source: akhirulsyah, via reinnisamel)

  • 19th May
    2013
  • 19

Kembali Ke Realita

arieare:

Reality

Kembali ke realita? mungkin maksud kamu kembali ke rutinitas. Katakan saya keras kepala atau menghibur diri, tapi saya menolak realitas yang tampak menyedihkan. Reality is somewhere I believe that I belong to. Lalu kenapa memilih menjadikan kebosanan dan kesedihan jadi realita kamu? Saya yakin yang kamu maksud itu rutinitas.

Hidup kan tidak harus membosankan. Tidak harus kamu buat membosankan. Kenapa nggak memilih realitas kamu sendiri? Ah, saya tau, pasti kamu mau bilang; “Tapi realitanya kan gitu…”. Oh please, I choose my own reality. Buat saya, liburan ke pantai dengan teman-teman itu realita.

Tentang paradigma menderita, mungkin kita lupa, kita harusnya tidak meminta kebahagiaan. Bahagia itu default, mintalah agar tidak ada yang merusak kebahagiaan tersebut.

  • 19th May
    2013
  • 19

Tentang Bertanya Kenapa

arieare:

I Want to Believe

Makin cepat informasi beredar, makin banyak orang yang hanya berhenti di “what” dan kehilangan “why”. Ambil contoh: pseudo-science akan lebih mudah dipercaya dengan menambahkan kalimat sakti ‘menurut penelitian…’ dan BAM! fakta instan.

Pengetahuan yang banyak akan memperkaya perspektif, setidaknya itu yang saya yakini. Kita tidak perlu memaksakan diri untuk menjadi geek atau nerd , tapi jangan matikan rasa penasaran yang kadang memercik. Jangan takut terbakar oleh rasa ingin tahu, kendalikanlah dengan pengalaman.

Kenapa kita harus tahu? Menurut saya, rasa takut itu selalu datang dari ketidak-tahuan. Ketidak-tahuan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya dapat menimbulkan keraguan dan rasa takut. Tahu dan berpengalamanlah maka kita akan takut dengan lebih berani.

Kritis beda dengan skeptis. Kritis adalah jalan untuk percaya, wadah untuk kita menyangsikan sampai puas dan akhirnya menjadi sepakat, atau tidak sepakat. Tidak sepakat bukan berarti membenci.

Jangan berhenti belajar. Tahu banyak hal itu luar biasa, tahu satu hal dari berbagai sudut pandang itu menarik.

  • 19th May
    2013
  • 19

Waktu & Giliranku

Seperti tengah mengantri. Menunggu kapan dipanggil. Menunggu kapan dirindukan Penciptaku.

Melihat orang orang yang kukenal, satu satu pergi. Benar benar pergi.

Ternyata cahaya mereka lebih dulu redup, hingga padam tak bersisa.

Mulai dari kedua teman teman sebangkuku semasa SMP, teman ini, teman itu, teman dekat, teman jauh, pergi benar benar pergi.

Mulai terlintas dipikiranku, kapan waktuku tiba? Kapan giliranku datang?

Apa sebenarnya saat ini cahayaku menjelang sirna juga? Atau masih benderang?

Apa nanti ketika waktuku tiba, aku dalam keadaan siap menghadap? Mempertanggung jawabkan semuanya?

Jika waktuku habis nanti, berapa orang yang akan mengenang aku dan hidupku?

Bagaimana nanti aku dikenang dan diingat? Atau mungkin orang hanya berduka sesaat kemudian lupa?

Umur emang gaada yang tau.

Tuhan, aku pasrahkan padaMu, mengenai semua takdir dan kehendakMu, mengenai waktu dan giliranku, mengenai malaikat yang Engkau kirim untuk membawaku padaMu, mengenai usahaku di dunia untuk menjadi baik.

  • 19th May
    2013
  • 19

Mencari Pertidaksamaan

arieare:

Inequation

Benar bahwa kita harus memperjuangkan apa yang kita yakini. Namun jadi lucu ketika kita berusaha meyakinkan orang sebagai justifikasi bahwa yang kita yakini itu benar. Kalaupun salah, kita enggan sendirian.

Dalam budaya pertukaran pendapat, debat dan diskusi terbuka harusnya jadi ajang pembelajaran bagi semua pihak yang terlibat, sehingga akhirnya pihak-pihak tersebut bisa saling mengerti kenapa pihak anu bisa berpendapat anu. Salah kaprah, di budaya kita debat justru dihindari, dan orang cenderung malas melakukannya. Debat dimaknai sebagai pemaksaan pendapat sehingga orang-orang cenderung defensif dan berpikiran tertutup. Takut terbawa-bawa, katanya.

Open minded bukan berarti kamu harus menerima semuanya kemudian manut. Jangan lupa kritisi bagian ‘why’-nya. Pikiran yang terbuka merupakan awal yang baik untuk belajar memilah dan mempertajam intuisi. Kalau platform kamu kuat, kenapa harus nampak vulnerable? Menolak ide dari luar atau memaksakan ide yang kamu yakini adalah vulnerable. Takut tidak benar dan takut salah sendirian. Karena itu perbanyaklah pengetahuan. Jangan jadi bodoh, apalagi bodoh dan keras kepala.

Dapat menerima perbedaan merupakan tanda bahwa kita kuat, invulnerable. Menerima dalam artian setuju atau tidak setuju, tapi tidak membenci. Sepakat untuk tidak sepakat itu boleh. Coba kita tengok pertidaksamaan dalam bahasa murni, Matematika. Ruas kanan yang lebih besar merupakan kelompok dominan dalam suatu society. Ruas kiri sebaliknya, kelompok minoritas yang juga memiliki alasan terhadap pilihan-pilihannya. Dalam mencari pertidaksamaan, sejatinya kita mencari bentuk paling sederhana, sehingga perbedaan itu dapat diterima.

  • 17th May
    2013
  • 17

Aku ingin menggunting waktu hingga tiba saat kita bertemu.

Karena hujan adalah salah satu media pelampiasan saat kata kataku hilang bunyi.

Carilah aku diantara orang-orang yang berteduh kala hujan karena saat reda, aku akan berlalu entah kemana.

Cari aku dibawah bayang bayang karena aku tidak suka kermaian.

Cari aku dalam hening, bukan pada denting yang selalu berteriak lantang. Karena aku adalah dia yang bangun lebih dini dari mentari dan mendoakanmu agar bahagia setiap hari.

Carilah aku ke seluruh penjuru dunia, tak akan kamu temukan orang seperti aku yang bisa mengajarkanmu bagaimana caranya tenang, hingga cara terbaik untuk mengenang.

  • 17th May
    2013
  • 17
sometimes you tell someone to never call you again and then the phone rings and you hope it’s them—it’s the most twisted logic off all time
-John Mayer

sometimes you tell someone to never call you again and then the phone rings and you hope it’s them—it’s the most twisted logic off all time

-John Mayer

(via lovequotesrus)

  • 17th May
    2013
  • 17